Selasa, 10 Mei 2011

PENTINGNYA PENDIDIKAN BERKELANJUTAN BAGI BIDAN

A. TUJUAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN BAGI BIDAN

Pendidikan berkelanjutan memiliki tujuan yang komplet, salah satu demi pemenuhan standar profesi bidan. Dengan adanya pendidikan berkelanjutan seorang bidan akan lebih mengetahui perannya dalam pencapaian standar profesi bidan agar seorang bidan bekerja sesuai dengan apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Selain itu pendidikan berkelanjutan juga akan meningkatkan produktifitas kerja
dan peningkatan kualitas pelayanan kepada klien. Pelayanan kesehatan yang berkualitas tersebut akan menarik konsumen untuk memperoleh pelayanan terbaik dari seorang bidan yang professional dan memiliki sikap yang baik (soft skill). Hal ini akan meningkatkan kepuasan kosumen dan seorang bidan akan memperoleh imbalan sesuai dengan pelayanan kesehatan yang telah di berikannya.

Pendidikan berkelanjutan kepada bidan akan meningkatkan intelektual dan konseptual bidan, sehingga seorang bidan dapat memberi dan menangani klien dengan tepat dan tanggap karena telah terasahnya kemampuan seorang bidan dalam memberikan asuhan kebidanan.

Pendidikan berkelanjutan juga memberi peluang untuk meningkatkan karier seorang bidan. Karena, seorang bidan memberikan pelayanan yang berkualitas, ferfome yang baik, dan prestasi kerja yang sempurna akan memperoleh penghargaan sebagai wujud pemberian pelayanan kesehatan yang baik kepada klien.

Seorang bidan memiliki keterampilan kepemimpinan ( leadership skill ) yang sudah dibekali pada saat pendidikan sehingga mampu berhubungan baik dengan orang lain ( human relation ) dan bekerja sama dengan rekan-rekan sejawat guna memberikan pelayanan yang berkualitas bagi klien.

B. TINGKATAN PENDIDIKAN

Pada awal nya pendidikan bagi bidan hanya sebatas DI, seiring dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan akan kesehatan ibu dan bayi serta meninggkat nya angka kematian ibu dan bayi, maka IBI membuat program Diploma III dan Diploma IV kebidanan demi tercapai nya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional.
Pemerintah berupaya menyediakan dana bagi bidan di sector pemerintahan untuk melakukan program pendidikan tersebut.

IBI mendorong untuk meningkatkan pendidikan melalui kerja sama dengan Universitas dalam negeri. Pola pengembangan pendidikan berkelanjutan di rumuskan dan di kembangkan sesuai dengan kebutuhan.

Pendidikan berkelanjutan bagi bidan bertujuan untuk mencapai kesejahteraan bagi Ibu hamil dan bayi nya. Seorang bidan apabila telah melaksanakan pendidikan berkelanjutan,Ia harus mampu bekerja sesuai dengan standar professional bidan dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas demi tercapainya penurunan angka kematian Ibu dan bayi.

Sumber daya yang di miliki oleh seorang bidan harus di ikuti dengan perkembengan teknologi agar terciptanya pelayanan kesehatan yang memiliki ilmu pengetahuan yang berkembang pada zaman sekarang ini.

 Lulusan pendidikan tingkat Diploma I saat sekarang ini di anggap tidak mampu memenuhi pelayanan praktek kebidanan dan tidak boleh melakukan praktek mandiri.

 Lulusan pendidikan tingkat Diploma III menerapkan ilmu pengetahuan kebidanannya dalam bentuk memberikan pelayanan kebidanan terorganisir dan praktek mandiri.

 Lulusan tingkat Diploma IV menerapkan ilmu pengetahuan klinik kebidananya dan penunjang yang sifat nya khusus memberikan layanan langsung pada pasien maupun memberikan pendidikan kepada tingkat pendidikan bawah.

 Lulusan program akademik profesional tingkat Sarjana memberikan pelayanan langsung,baik pada tatanan institusi maupun tatanan layanan masyarakat. Lulusan program Sarjana ini dapat berperan sebagai pemberi layanan di kebidanan,pengelola layanan kebidanan atau kesehatan,peneliti,pendidik,maupun menyelenggarakan praktek sendiri.

Lulusan kebidanan wajib berperan aktif dan ikut serta dalam penentuan kebijakan di bidang kesehatan dan mampu menyelenggarakan pelayanan kesehatan berkualitas terhadap masyarakat terutama pada Ibu dan bayi.

C. PENDIDIKAN BERKELANJUTAN DEMI PEMENUHAN STANDAR

Pendidikan berkelanjutan bagi bidan berguna dalam pemenuhan standar kemampuan bidan dalam memberikan asuhan kebidanan. Salah satunya contoh nya adalah pemeriksaan antenatal.

 Seorang bidan melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil yang meliputi pemeriksaan pada ibu dan janin dengan seksama apakah janin berkembang secara normal atau adanya kelainan yang mungkin menyebabkan ibu tidak mampu bersalin secara normal.
 Seorang bidan harus melakukan deteksi dini dan melaksanakan manajemen yang berkaitan dengan kondisi klien.

Dalam hal ini seorang bidan harus mendeteksi secara dini penyebab yang mungkin terjadi pada ibu dan janin. Seorang bidan harus cepat dan tepat menanggapi kemunkinan yang akan berakibat buruk pada ibu dan janin nya.
Maka dalam hal ini pendidikan berkelanjutan memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan yang di berikan seorang bidan kepada kliennya. Tujuan nya adalah pencapaian kesejahteraan klien dan mengurangi angka kematian pada Ibu dan bayi serta mendeteksi secara dini penyebab meningkatnya angka kematian tersebut. Di sini di tuntut profesionalitas dalam kerja, rasa tanggung jawab yang penuh dan bekerja sesuai dengan standar profesi bidan.

Pendidikan berkelanjutan di laksanakan demi tercapainya pemenuhan standar profesi kebidanan. Karena seorang bidan pada masa sekarang ini di tuntut untuk bisa dan mampu memenuhi kebutuhan kliennya, dalam hal ini di tuntut untuk mampu bekerja secara professional dengan tujuan agar tidak terjadinya kesalahan dalam kerja. Seorang bidan harus mampu untuk mengurangi angka kematian Ibu dan bayi yang sangat merebak di masa sekarang ini dan disinilah pentingnya peran pendidikan berkelanjutan bagi bidan.

D. IPTEK DAN KEBIDANAN
Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka seorang bidan harus mampu mengikutinya, agar ilmu kebidanannya berkembang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Dalam hal ini untuk mencapai dan menyesuaikan perkembangan teknologi di zaman globalisasi ini maka seorang bidan harus melanjutkan pendidikan nya pada tingkat yang lebih tinggi agar terpenuhinya kebutuhan klien terhadap perkembangan kesehatan di bidang teknologi.


1. KESIMPULAN

Pendidikan berkelanjutan sangat berpengaruh besar terhadap pelayanan kesehatan yang di berikan seorang bidan kepada kliennya. Jika seorang bidan telah manempuh jalur pendidikan berkelanjutan maka seorang bidan tersebut akan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bekerja secara professional, sehingga tercapai nya kepuasan pelayanan dari konsumen.

Dalam hal ini juga harus ada kerja sama yang saling membantu pencapaian professionalitas dalam kerja demi tercapainya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pendidikan berkelanjutan memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu kebidanan demi terpenuhinya kebutuhan klien. Sebagai mana yang kita ketahui di zaman sekarang ini klien memiliki kebutuhan yang begitu komplet sehingga seorang bidan harus mampu memenuhinya demi tercapainya kesejahteraan kliennya.


2. SARAN

Seorang bidan harus bisa melaksanakan pendidikan berkelanjutan demi tercapainya pelayanan yang berkualitas kepada klien untuk mencapai kepuasan konsumen serta mengurangi angka kematian Ibu dan bayi. Seorang bidan harus selalu bekerja berdasarkan standar profesi bidan dan menanamkan rasa tanggung jawab yang besar terhadap tugasnya sebagai bidan.





DAFTAR PUSTAKA



Soepardan, Suryani.2007.konsep kebidanan.Jakarta: EGC.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar